Bertahan

Sekuat apa pun pertahanan yang saya lakukan, pada akhinya akan hancur juga. Seperti kepercayaan saya kepada tuan. Sudah hancur berkeping-keping. Mungkin tuan berpikir saya sebagai manusia bodoh. Mungkin juga tidak hanya tuan yang berpikir begitu.

Jauh dilubuk hati saya. Saya ingin pergi. Saya ingin lepas. Saya ingin menjauh. Tapi, saya masih harus disini. Ada ikatan tak terlihat yang masih kuat menahan.

Entah tuan sadar atau tidak, tuan sudah menghancurkan saya. Mungkin saya terlihat baik-baik saja namun, jauh didalam sudah hancur. Itu karena tuan yang memaksa saya untuk tetap terlihat baik-baik saja.

Pertahanan saya sudah mulai runtuh perlahan. Hanya menunggu waktu untuk runtuh seluruhnya. Berbagai upaya memperbaiki tidak mengubah apa pun. Terima kasih tuan sudah memberikan pelajaran hidup yang berharga. Saya jadi lebih mengerti bagaimana harus memperlakukan seseorang.

Semoga tuan selalu dalam lindungan Tuhan. Tanpa cela sedikitpun.

*Ingat selalu bulan Juni 2018

Komentar