Entahlah

Aku juga bisa cemburu. Saat kamu perlakukan dia bak seorang putri. Saat kamu ambil alih sebagian bebannya. Dulu, aku tak kamu perlakukan seperti itu. Ya, bukan beban berat memang yang kamu ambil alih. Tapi, ada sedikit bagian hati yang tercubit disini, saat tahu kamu perlakukan dia dengan berbeda.

Entah kamu sadar atau tidak. Ada sedikit hati yang terluka disini. Aku sadar sepenuhnya bahwa sekarang dan seterusnya aku harus berbagi karena bukan hanya ada aku lagi. Aku tahu, dia terlihat begitu mampu dan mumpuni. Tapi, tak ada yang tahu sampai kapan keberuntungan berpihak padanya.

Aku tahu aku tidak berhak untuk cemburu. Tapi, hati tidak bisa terus berbohong, Ada rasa sakit yang tak bisa selamanya dipendam. Karena menerima tidak semudah itu.

Pertanyaan yang sering terlintas. Bolehkan aku iri? Rasa iri tidak dibenarkan dalam ajaranku. Tapi, aku masih manusia biasa yang sering merasa iri dan cemburu. Aku masih memilih bertahan karena ini yg terbaik untuk saat ini.

Namun, saat aku sudah menemukan yang lebih baik. Izinkan aku untuk pergi. Karena aku tidak mau terus terluka.

 *ingat selalu bulan April 2018

-risa-

Komentar